Tampilkan postingan dengan label Teknik Komputer dan Jaringan. Tampilkan semua postingan
Fungsi, Cara Kerja dan Apakah VPN
VPN adalah singkatan Virtual Private Network, yaitu sebuah koneksi private melalui jaringan publik atau internet, virtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual.. Private yaitu jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi
sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik. Jika
menggunakan VPN kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau
biasa disebut tunnel. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi
tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi.
Cara kerja VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut:
- VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PC, Server VPN ini bisa berupa komputer dengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router.
- Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.
- Selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atau LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya.
Fungsi VPN?
Teknologi VPN menyediakan tiga fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama tersebut adalah sebagai berikut:
Teknologi VPN menyediakan tiga fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama tersebut adalah sebagai berikut:
1. Confidentiality (Kerahasiaan)
Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang lewat melaluinya. Dengan adanya teknologi enkripsi ini, maka kerahasiaan Anda menjadi lebih terjaga. Biarpun ada pihak yang dapat menyadap data Anda yang lalu-lalang, namun belum tentu mereka bisa membacanya dengan mudah karena memang sudah diacak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah.
Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang lewat melaluinya. Dengan adanya teknologi enkripsi ini, maka kerahasiaan Anda menjadi lebih terjaga. Biarpun ada pihak yang dapat menyadap data Anda yang lalu-lalang, namun belum tentu mereka bisa membacanya dengan mudah karena memang sudah diacak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah.
2. Data Integrity (Keutuhan Data)
Ketika melewati jaringan Internet, data Anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi terhadap isinya. Baik itu hilang, rusak, bahkan dimanipulasi isinya oleh orang-orang iseng. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga keutuhan data yang Anda kirim agar sampai ke tujuannya tanpa cacat, hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang lain.
Ketika melewati jaringan Internet, data Anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi terhadap isinya. Baik itu hilang, rusak, bahkan dimanipulasi isinya oleh orang-orang iseng. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga keutuhan data yang Anda kirim agar sampai ke tujuannya tanpa cacat, hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang lain.
3. Origin Authentication (Autentikasi Sumber)
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi source datanya. Kemudian alamat source data ini akan disetujui jika proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda berasal dari sumber yang semestinya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak-pihak lain.
Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi source datanya. Kemudian alamat source data ini akan disetujui jika proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda berasal dari sumber yang semestinya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak-pihak lain.
Demikianlah penjelasan singkat tentang VPN
atau Virtual Private Network, Semoga bermanfaat serta dapat menambah wawasan kita semua. Jika ada yang kurang silahkan memberikan komentar di bawah.
Domain Name System (DNS) adalah
distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer
(name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission
Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi
yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS
membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain
digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private
network atau intranet dimana DNS memiliki keunggulan seperti:
- Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup host name (nama Komputer).
- Konsisten, IP address sebuah komputer bisa berubah tapi host name tidak berubah.
- Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk mencari baik di Internet maupun di Intranet.
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.
Sejarah DNS
Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.
Struktur DNS
1. Root-Level Domains
Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.â€).
Top-Level Domains
Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:
- com : Organisasi Komersial
- edu : Institusi pendidikan atau universitas
- org : Organisasi non-profit
- net : Networks (backbone Internet)
- gov : Organisasi pemerintah non militer
- mil : Organisasi pemerintah militer
- num : No telpon
- arpa : Reverse DNS
- xx : dua-huruf untuk kode negara (id:Indonesia,sg:singapura,au:australia,dll)
2. Host Names
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name
(FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.
3. Bagaimana DNS Bekerja?
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.
Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name
(FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.
3. Bagaimana DNS Bekerja?
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.
- Resolvers mengirimkan queries ke name server
- Name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya, jika ditemukan akan diberitahukan ke resolvers jika tidak akan mengirimkan failure message
- Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP address yang diberikan name server
Kesimpulan
DNS adalah hasil pengembangan dari metode pencarian host name terhadap IP address di Internet. Pada DNS client (resolver) mengirimkan queries ke Name Server (DNS). Name Server akan menerima permintaan dan memetakan nama komputer ke IP address Domain Name Space adalah pengelompokan secara hirarki yang terbagi atas root-level domains, top-level domains, second-level domains, dan host names.
DNS adalah hasil pengembangan dari metode pencarian host name terhadap IP address di Internet. Pada DNS client (resolver) mengirimkan queries ke Name Server (DNS). Name Server akan menerima permintaan dan memetakan nama komputer ke IP address Domain Name Space adalah pengelompokan secara hirarki yang terbagi atas root-level domains, top-level domains, second-level domains, dan host names.
Laporan ini berisi tentang penjelasan mengenai beberapa server yang sudah biasa dikenal . Untuk lebih jelasnya bisa membaca artikel berikut .
Darmadi Ismail - XI TKJ2 LAPORAN SERVER.pdf by 04_9i_spentaru
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan
antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai
hubungan antar relasi.
Dalam rekayasa perangkat lunak, sebuah
Entity-Relationship Model (ERM) merupakan abstrak dan konseptual representasi
data. Entity-Relationship adalah salah satu metode pemodelan basis data yang
digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model data semantik
sistem. Dimana sistem seringkali memiliki basis data relasional, dan
ketentuannya bersifat top-down. Diagram untuk menggambarkan model
Entitiy-Relationship ini disebut Entitiy-Relationship diagram, ER diagram, atau
ERD.
ERD untuk memodelkan struktur data dan hubungan
antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol. Pada
dasarnya ada tiga simbol yang digunakan, yaitu :
- Entiti ( Entitas )
Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang
nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain (Fathansyah, 1999: 30). Ada
dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan
entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya
entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya
tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi. Simbol dari entiti
ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.
- Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut
yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi
dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu
dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.
- Hubungan / Relasi
Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah
entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi dapat
digambarkan sebagai berikut :
Relasi yang
terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data
yaitu:
1. Satu
ke satu (One to one)
Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada
himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan
entitas B. atau Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu
anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
2. Satu
ke banyak (One to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat
berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap
entitas pada entitas B hanya dapat berhubungan dengan satu entitas pada
himpunan entitas A.
3. Banyak
ke banyak (Many to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat
berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B dan demikian pula
sebaliknya.
Tahap Pembuatan ERD
Tahap pertama pada desain sistem informasi menggunakan
model ER adalah menggambarkan kebutuhan informasi atau jenis informasi yang
akan disimpan dalam database. Teknik pemodelan data dapat digunakan untuk
menggambarkan setiap ontologi (yaitu gambaran dan klasifikasi dari istilah yang
digunakan dan hubungan anatar informasi) untuk wilayah tertentu.
Tahap berikutnya disebut desain logis, dimana
data dipetakan ke model data yang logis, seperti model relasional. Model
data yang logis ini kemudian dipetakan menjadi model fisik , sehingga
kadang-kadang, Tahap kedua ini disebut sebagai “desain fisik”.
Secara umum
metodologi ERD sebagai berikut:
Macam Macam Firewall
Tentu
saja pada setiap perangkat komputer kita telah terinstal program
antivirus, yang memungkinkan memberikan rasa aman terhadap kinerja kita
sehari-hari menyangkut data-data penting hasil pekerjaan, pendidikan
dsb. yang tersimpan pada komputer. Namun sebagian besar antivirus
tidaklah memiliki perlindungan yang lengkap karena kekurangan fitur
seperti firewall, antispy protected dll. Dengan tersedianya firewall yang baik maka akan mengamankan komputer anda dari ancaman saat melakukan aktivitas internet.
Firewall adalah
sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang
dianggap aman untuk dilintasi dan mencegah lalu lintas jaringan yang
tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diterapkan dalam sebuah mesin
terdedikasi, yang berjalan pada gerbang (gateway) antara
jaringan lokal dan jaringan lainnya. Firewall secara umum digunakan
untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap
jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi
istilah lazim yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar
dua jaringan yang berbeda.
Itulah definisi dari firewall seperti
yang dikemukakan diatas, dan pada ulasan kali ini saya menyarankan untuk
menggunakan salah satu dari 8 firewall yang bisa didapatkan secara
gratis, berikut penjelasan singkatnya :
1. Ashampoo Firewall Free
Firewall ini sangat mudah digunakan, tidak mengharuskan kita untuk memiliki pengetahuan teknis. Hanya sedikit menggunakan memory dan sumber daya komputer serta berkemampuan memberikan perlindungan extra pada komputer.
Firewall ini sangat mudah digunakan, tidak mengharuskan kita untuk memiliki pengetahuan teknis. Hanya sedikit menggunakan memory dan sumber daya komputer serta berkemampuan memberikan perlindungan extra pada komputer.
2. Zone Alarm Free Firewall
Merupakan salah satu firewall yang paling banyak digunakan. Menawarkan perlindungan terhadap spyware dan memberikan peringatan dini ketika akan mendownload program jahat, sangat baik dalam pemantauan lalu lintas inbound dan outbound.
Merupakan salah satu firewall yang paling banyak digunakan. Menawarkan perlindungan terhadap spyware dan memberikan peringatan dini ketika akan mendownload program jahat, sangat baik dalam pemantauan lalu lintas inbound dan outbound.
3. Comodo Firewall
Firewall yang bekerja pada standar tindakan. Berkemampuan memeriksa daftar panjang lebih dari dua juta aplikasi, mudah digunakan dan mampu mengenali aman tidaknya file yang akan memasuki sistem.
4. Online Armor Free Firewall
Firewall gratis yang memberikan perlindungan terhadap program berbahaya. Kemampuan memberikan perlindungan identitas. Hal ini memungkinkan untuk mengunci sesi online browsing dan melindungi dari situs-situs berbahaya yang akan menginstal program jahat pada komputer.
Firewall gratis yang memberikan perlindungan terhadap program berbahaya. Kemampuan memberikan perlindungan identitas. Hal ini memungkinkan untuk mengunci sesi online browsing dan melindungi dari situs-situs berbahaya yang akan menginstal program jahat pada komputer.
5. PC Tools Free Firewall
Secara berkesinambungan memberi perlindungan untuk memblokir program berbahaya yang melewati firewall. Penggunaan mudah untuk dan memiliki aplikasi untuk mencegah pengguna lain untuk mendapatkan akses ke komputer melalui internet.
Secara berkesinambungan memberi perlindungan untuk memblokir program berbahaya yang melewati firewall. Penggunaan mudah untuk dan memiliki aplikasi untuk mencegah pengguna lain untuk mendapatkan akses ke komputer melalui internet.
6. Sygate Personal Firewall
Memberikan perlindungan dari gangguan kode berbahaya, ulah hacker, trojan horses, dan serangan DOS. Fitur baru termasuk deep-packet inspection, anti-application-hijacking, a log dampener, dan enhanced logging.
Memberikan perlindungan dari gangguan kode berbahaya, ulah hacker, trojan horses, dan serangan DOS. Fitur baru termasuk deep-packet inspection, anti-application-hijacking, a log dampener, dan enhanced logging.
7. Filseclab Personal Firewall
firewall gratis yang juga memberi perlindungan dari kode berbahaya dan mempu mengenali segala macam aktifitas mencurigakan saat berinternet, juga menyediakan perlindungan adware dan spyware.
firewall gratis yang juga memberi perlindungan dari kode berbahaya dan mempu mengenali segala macam aktifitas mencurigakan saat berinternet, juga menyediakan perlindungan adware dan spyware.
8. Agnitum Outpost Firewall Free
Secara proaktif memberikan perlindungan terhadap malware dengan kontrol atas aktivitas aplikasi yang terinstal, kemampuan pemutusan ilegal pencegahan, koreksi kebijakan untuk aplikasi yang populer, dan statistik jaringan real-time.
Secara proaktif memberikan perlindungan terhadap malware dengan kontrol atas aktivitas aplikasi yang terinstal, kemampuan pemutusan ilegal pencegahan, koreksi kebijakan untuk aplikasi yang populer, dan statistik jaringan real-time.
Meskipun ini cuma copy paste yang ada di google.com dan saya belum paham karena belum tahu maksud dan cara penggunaannya , tetapi ini bisa berguna sebagai bahan pengetahuan dan pengenalan awal mengenai teknologi firewall .
Terima kasih..
Berikut adalah beberapa teknologi tunneling yang sudah ada :
1. SNA Tunneling over IP internetwork
2. IPX Tunneling for Novel Netware over IP Internetwork
Sedangkan teknologi tunneling yang baru diperkenalkan adalah :
1. Point to Point Tunneling Protocol (PPTP)
PPTP memungkinkan untuk mengenkripsikan paket IP, IPX dan NETBEUI lalu mengenkapsulasi dalam IP header untuk kemudian ditransfer melalui jaringan internet.
2. Layer Two Tunneling Protocol (L2TP)
L2TP memungkinkan untuk mengenkripsikan paket IP, IPX dan NETBEUI untuk kemudian dikirim melalui media yang mendukung point-to-point datagram seperti, IP, X.25, Frame Relay dan ATM.
3. IPSEC Tunnel mode
IPSEC memungkinkan untuk mengenkripsikan paket IP, mengenkapsulasikannya dalam IP header dan mengirimkannya melalui jaringan internet.
Agar saluran atau tunnel dapat dibuat, maka antara klien dan server harus menggunakan protokol yang sama. Teknologi tunneling dapat dibuat pada layer 2 atau layer 3 dari protokol tunneling. Layer-Layer ini mengacu pada model OSI (Open System Interconnection). Layer 2 mengacu kepada layer datalink dan menggunakan frame sebagai media pertukaran.
PPTP dan L2TP adalah protokol tunneling layer 2. Keduanya mengenkapsulasi data dalam sebuah frame PPP untuk kemudian dikirim melewati jaringan internet. Layer 3 mengacu kepada layer Network dan menggunakan paket-paket. IPSEC merupakan contoh protokol tunneling layer 3 yang mengenkapsulasi paket-paket IP dalam sebuah header IP tambahan sebelum mengirimkannya melewati jaringan IP.
Squid merupakan
suatu program yang digunakan sebagai proxy server dan web cache.
Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web
dengan melakukan cachingpermintaan yang berulang-ulang, caching DNS,
caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk
sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga
pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas.
Squid ini sering digunakan sebagai progam untuk mengamankan jaringan.
Meskipun sering
digunakan untuk protokol HTTP dan FTP, Squid juga menawarkan dukungan terbatas
untuk beberapa protokol lainnya termasuk Transport Layer
Security (TLS), Secure Socket Layer (SSL), Internet Gopher, dan HTTPS.
Versi Squid 3.1 mencakup dukungan protokol IPv6 dan Internet Content Adaptation
Protocol (ICAP).
Squid pada linux
memang sering digunakan untuk proxy pada server. Selain berfungsi sebagai
penyimpan cache sebuah alamat website, squid juga dapat menyaring mana website
yang di perbolehkan dikunjungi (allow) dan mana website yang tidak
diperbolehkan dikunjungi (deny)
Squid umumnya di
rancang untuk berjalan di atas OS mirip UNIX, meski Squid juga bisa berjalan di
atas sistem operasi Windows. Karena dirilis di bawah lisensi GNU General Public
License, maka Squid merupakan perangkat lunak bebas.
Network Security
Jaringan
Komputer adalah kumpulan beberapa komputer yang saling dihubungkan satu sama
lain dengan menggunakan sebuah media baik kabel maupun tanpa kabel
(nirkabel/wireless) sehingga dapat melakukan pemakaian data dan sumber daya
secara bersama-sama. Dalam jaringan komputer sederhana kita mengenal yang
namanya work group atau peer-to-peer. Sedangkan dalam jaringan wireless LAN
kita menggunakan yang namanya SSID. SSID merupakan singkatan dari Service Set
Identifier. Sebuah SSID mempunyai fungis untuk menamai sebuah jaringan wireless
yang dipancarkan oleh sebuah AP (Access Point). AP (Access Point) mempunyai
peran untuk menyebarluaskan gelombang radio standar 2,4 GHz agar dijadikan oleh
setiap klien yang ada dalam daerah jangkauannya agar dapat saling berkomunikasi.
Keamanan jaringan atau
network security adalah sebuah system dan tindakan antisipasi yang telah dibuat
/ disusun oleh seorang administrator jaringan untuk melindungi jaringan yang
sedang dikelolanya. Jaringan yang dikelola umumnya merupakan kumpulan dari beberapa
computer yang dikehendaki dan dihubungkan dengan media penghubung baik
menggunakan media kabel maupun nirkabel (wireless).
Konsep Keamanan
Jaringan Yang Ada
Merupakan konsep yang dilakukan sebagai acuan seorang administrator untuk melindungi jaringan yang dikelolanya. Keamanan jaringan terkadang diwujudkan sebagai hasil dari beberapa factor yang ada. Faktor ini beragam bergantung pada bahan dasar, namun secara normal setidaknya beberapa hal dibawah ini adalah factor factor tersebut.
• Confidentiality (kerahasiaan)
• Integrity (integritas)
• Availability (ketersediaan)
Keamanan klasik tidak
cukup untuk mencakup semua aspek dari keamanan jaringan komputer pada masa
sekarang. Hal-hal tersebut dapat dikombinasikan lagi oleh beberapa hal penting
lainnya yang dapat membuat keamanan jaringan komputer dapat ditingkatkan lagi
dengan mengikut sertakan hal dibawah ini:
• Nonrepudiation
• Authenticity
• Possession
• Utility
Intinya Keamanan
jaringan memiliki berbagai segi keamanan dan dapat didefinisikan dari kelima
point ini.
1.
Confidentiality Mensyaratkan bahwa informasi (data)
hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
2.
Integrity Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak
yang memiliki wewenang.
3.
Availability Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk
pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
4. Authentication Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi
dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat
tidak palsu.
5.
Nonrepudiation Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun
penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Confidentiality
(kerahasiaan)
Setiap data yang
berbeda pasti mempunyai grup pengguna yang berbeda pula dan data dapat
dikelompokkan sehingga beberapa pembatasan kepada pengunaan data harus
ditentukan. Pada umumnya data yang terdapat didalam suatu perusahaan bersifat
rahasia dan tidak boleh diketahui oleh pihak ketiga yang bertujuan untuk
menjaga rahasia perusahaan dan strategi perusahaan
Sebuah cara yang mudah
tetapi mampu untuk membatasi akses adalah dengan menggunakan kombinasi dari
username-dan-password untuk proses otentifikasi pengguna dan memberikan akses
kepada pengguna (user) yang telah dikenali.
Integrity (integritas)
Jaringan komputer mau
tidak mau harus terlindungi dari serangan (attacks) yang dapat merubah data
selama dalam proses persinggahan (transmit). Man-in-the-Middle merupakan jenis
serangan yang dapat merubah integritas dari sebuah data yang mana penyerang
(attacker) dapat membajak “session” atau memanipulasi data yang terkirim. Partisipan
dari sebuah “transaksi” data harus yakin bahwa orang yang terlibat dalam komunikasi
data dapat diandalkan dan dapat dipercaya.
Availability
(ketersediaan).
Ketersediaan data atau layanan dapat dengan mudah dipantau oleh pengguna dari sebuah layanan. Yang dimana ketidaktersediaan dari sebuah layanan (service) dapat menjadi sebuah halangan untuk maju bagi sebuah perusahaan dan bahkan dapat berdampak lebih buruk lagi, yaitu penghentian proses produksi. Sehingga untuk semua aktifitas jaringan, ketersediaan data sangat penting untuk sebuah system agar dapat terus berjalan dengan benar.
Intinya dengan
ketersediaan data perlu diamankan, karena ketersediaan data ini dapat
berpengaruh penting pada sebuah perusahaan, tanpa adanya perlindungan
ketersediaan data dengan mudah akan dibobol dan diacak-acak oleh cracking.
mungkin akan ada beberapa data yang dirubah nilai, atau dihapus, atau dirubah
oleh cracking.
Nonrepudiation
Setiap tindakan yang
dilakukan dalam sebuah system yang aman telah diawasi (logged), ini dapat
berarti penggunaan alat (tool) untuk melakukan pengecekan system berfungsi
sebagaimana seharusnya. “Log” juga tidak dapat dipisahkan dari
bagian keamanan “system” yang dimana bila terjadi sebuah penyusupan atau
serangan lain akan sangat membantu proses investigasi.
“Log” dan
catatan waktu, sebagai contoh, bagian penting dari bukti di pengadilan jika
cracker tertangkap dan diadili. Untuk alasan ini maka “nonrepudiation” dianggap
sebagai sebuah faktor penting didalam keamanan jaringan komputer yang
berkompeten
Authenticity
Sistem harus memastikan bahwa pihak, obyek, dan informasi yang berkomunikasi adalah riil dan bukan palsu. Adanya Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi watermarking (untuk menjaga“intellectual property”).
1. Pengertian Topologi BUS
Topologi Bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada
masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector
(dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau
perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Kelebihan
- Hemat kabel
- Layout kabel sederhana
- Mudah dikembangkan
- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
- Kepadatan lalu lintas
- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
- Diperlukan repeater untuk jarak jauh
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara
menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap
simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai
loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima
simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
Keuntungan
- Hemat Kabel
- Peka kesalahan
- Pengembangan jaringan lebih kaku
Kontrol
terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data
tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat
dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun
sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh
server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan
hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server.Kelebihan :
- Paling fleksibel
- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
- Kontrol terpusat
- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
- Kemudahaan pengelolaan jaringan
- Boros kabel
- Perlu penanganan khusus
- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
4. Pengertian Topologi Tree
Topologi Pohon (Tree)
adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus.
Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam
satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke
hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau
backbone.
Kelebihan :
- Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Kekurangan :
- Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
5. Pengertian Topologi Mesh
Topologi Mesh adalah
suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi
dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan
dengan dukungan perangkat lunak atau software.
Kelebihan :
- Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
- Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
- Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
- Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
- Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
- Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
- Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan
komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari
10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang
diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara
bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang
dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer
yang sama pada saat yang bersamaan. Sistem jaringan ini juga dapat
dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’,
misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II,
tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang network card di
kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus
digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas,
sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan
dipakai.
Cara Install / Tutorial Magic SSF di Windows
Kali ini saya akan menjelaskan Tutorial Cara Install Magic, meski Copy - Paste dari Web tetangga.
1. Mesin SSF.
a. Daftar user di mesin SSF.
Pertama2 yang harus kita kerjakan di mesin adalah mendaftarkan ID dan SIDIK JARI user ( orang yg akan kita daftar ). caranya. : kita tekan tombol M/OK pada mesin untuk masuk menu. kemudian Mng User
dan di lanjutkan ke User Baru, pada pendaftaran user bau yg perlu kita isi di sini adalah NO ID, FP, dan HAK. Selebihnya bisa kita isi lewat sofware, karena bakal terlalu lama untuk pengisian lewat mesin. unutk penjelasanya NO ID : untuk mengenali id di mesin,FP untuk sidik jari kita,dan Hak untuk mengetahuin ID yg terdafta itu mempunyai hak dalam pengoprasian mesin, sebagai contah hak user hanya bisa untuk upsen saja tidak lebih,tetapi hak sebagai admin mempunyai hak untuk pengoprasian mesin,termasuk mendaftarkan atau menghapus user. setelah selesai klick Ok dan daftarkan lagi bila ada yg mw di daftarkan tp bila sudah cukup klick ESC
b.Setting IP Lan mesin dan ID mesin SSF.
Setting IP LAN ssf dan ID SSF tidak kalah pentingnya dalam pengaturan pertama kali dalan pengoprasian magic SSf ini, karena menentukan untuk terkoneksikanya ke komputer.
cara untuk pengaturan IP dan ID bisa masuk ke menu ini. M/OK >> COMM, >> Jaingan, RS232/485, Keamanan. Keterangan : Jaringan : di situ terletak settingan IP unutk yang menggunakan koneksi ke komputer lewat kabel LAN. sedang kalow RS232/485 itu untuk yang menggunakan koneksi ke komputer menggunakan kabel serial.
2. Koneksi SSF ke Komputer.
Karena dalam artikel sebelumnya telah aku bahas jadi aku sepertinya tidak perlu membahas lagi, tinggal lihat aja ke artikel dengan judul. Setting Koneksi Magic SSF to PC. nah kalian bisa baca di situ kalow sudah lanjut ke yang berikutnya. ok mas brow.. :)
3. Pengoprasian Software Time Attendance.
1. Mesin SSF.
a. Daftar user di mesin SSF.
Pertama2 yang harus kita kerjakan di mesin adalah mendaftarkan ID dan SIDIK JARI user ( orang yg akan kita daftar ). caranya. : kita tekan tombol M/OK pada mesin untuk masuk menu. kemudian Mng User
dan di lanjutkan ke User Baru, pada pendaftaran user bau yg perlu kita isi di sini adalah NO ID, FP, dan HAK. Selebihnya bisa kita isi lewat sofware, karena bakal terlalu lama untuk pengisian lewat mesin. unutk penjelasanya NO ID : untuk mengenali id di mesin,FP untuk sidik jari kita,dan Hak untuk mengetahuin ID yg terdafta itu mempunyai hak dalam pengoprasian mesin, sebagai contah hak user hanya bisa untuk upsen saja tidak lebih,tetapi hak sebagai admin mempunyai hak untuk pengoprasian mesin,termasuk mendaftarkan atau menghapus user. setelah selesai klick Ok dan daftarkan lagi bila ada yg mw di daftarkan tp bila sudah cukup klick ESC
b.Setting IP Lan mesin dan ID mesin SSF.
Setting IP LAN ssf dan ID SSF tidak kalah pentingnya dalam pengaturan pertama kali dalan pengoprasian magic SSf ini, karena menentukan untuk terkoneksikanya ke komputer.
cara untuk pengaturan IP dan ID bisa masuk ke menu ini. M/OK >> COMM, >> Jaingan, RS232/485, Keamanan. Keterangan : Jaringan : di situ terletak settingan IP unutk yang menggunakan koneksi ke komputer lewat kabel LAN. sedang kalow RS232/485 itu untuk yang menggunakan koneksi ke komputer menggunakan kabel serial.
2. Koneksi SSF ke Komputer.
Karena dalam artikel sebelumnya telah aku bahas jadi aku sepertinya tidak perlu membahas lagi, tinggal lihat aja ke artikel dengan judul. Setting Koneksi Magic SSF to PC. nah kalian bisa baca di situ kalow sudah lanjut ke yang berikutnya. ok mas brow.. :)
3. Pengoprasian Software Time Attendance.
Buka program HIT Time Attendance Admin :
Username dan Password default adalah “Administrator” dan “Password” tanpa tanda petik.
Tampilan utama Time Attendance System adalah seperti gambar di bawah :
Tampilan utama Time Attendance System adalah seperti gambar di bawah :
Untuk membuat department, Employee Information, Shift, Flexible Group
Shift, Pattern Shift, Roster ada di menu Tools di sidebar kiri atau menu
Tools di atas, untu memulai Silhkan Klik Tools di Sidebar sebelah kiri.
Langkah untuk membuat Department adalah seperti gambar dibawah Klik Department setting.
Klik Add New a Isi Department Code misal “MARKETING”, Department Name
misal “MARKETING” tanpa tanda petik a klik Save. Ini bisa diulangi untuk
penambahan Department berikutnya.
Gambar Contoh pembuatan Department seperti gambar dibawah :
Gambar Contoh pembuatan Department seperti gambar dibawah :
Untuk Melihat hasil Input Data Department yang telah kita masukkan
dapat dilihat dengan klik tombol yang diberi tanda kotak hijau seperti
gambar dibawah :
Hasil Input Data Department seperti gambar dibawah :
Pembuatan Employee Information Setting :
Klik Employee Information Setting di Sidebar sebelah kiri a Add News a
Isi Fingerprint ID, Employee ID, dan seterusnya yang diberi kotak
berwarna hijau. Nickname ( maks. 7 huruf ) perlu diisi dipergunakan
untuk memberikan nama pada Mesin Absen dan sinkronisasi data antara
mesin absen dan komputer.
Contoh Pengisian Employee Information seperti gambar dibawah :
Untuk melihat data yang sudah kita masukkan klik pada tombol dengan tanda kotak hijau seperti gambar dibawah :
Hasil Input Data yang sudah dimasukkan :
Pembuatan shift :
Klik Shift Setting di Sidebar kiri a Add New a Isi Shift Code, Shift
Number otomatis, Shift Name, Shift Begin dan Shift End. Seperti Contoh
gambar dibawah ini :
Untuk melihat Input Data Shift yang sudah dilakukan dapat dengan klik tombol dengan tanda kotak hijau seperti dibawah :
Hasil Input Data Shift seperti gambar dibawah :
Pembuatan Flexible Group Shift ( jika memang terdapat Shift / Jam Kerja
yang Flexible atau tidak tetap ) jika tidak ada bisa dilewati ke langkah
yang berikutnya.
Klik Flexible Group Shift Setting di Sidebar a Add New a Isi Group Shift
Code, Group Shift Name dengan misal “PRODUKSI”, “PRODUKSI” a Kemudian
klik Choose untuk memilih shift mana saja yang masuk kedalam Flexible
Group Shift Code ini.
Hasil Contoh Pembuatan Flexible Group Shift Setting seperti gambar
dibawah :
Pembuatan Pattern Shift ( Fixed )
Klik Pattern Shift Setting di Sidebar kiri a Add New a Isikan Pattern
Code, Pattern Name, Day, Tipe Fixed dan masukkan Shift a klik tombol
dengan tanda kotak hijau. Sampai hari ke tujuh. Dimana hari Pertama
adalah Hari Senin, sampai hari ke tujuh yaitu hari Minggu. Misal hari ke
enam hari sabtu bisa diisi dengan “Shift Sabtu”, dan hari minggu bisa
diisi dengan “Shift OFF” atau “Shift OT” a Klik Save a Klik Add employee
dan pilih seperti gambar dibawah, centang yang dipilih dalam hal yang
masuk dalam Pattern
( Pola ) Fixed.
Kemudian àKlik Check for select all of Employee dan a Klik Proses a OK.
Pembuatan Pattern Shift ( Flexible )
Klik Pattern Shift Setting di Sidebar sebelah kiri a Add New a Pattern
Code, Pattern Name, Day, Tipe dengan misal Code : “PRODUKSI”, Name :
“PRODUKSI”, Hari dimulai “Senin”, Tipe : Flexible a Masukkan List of
Pattern Detail dengan Klik aTombol panah kebawah dengan tanda kotak
warna hijau seperti gambar diatas, sampai hari ke Tujuh a Add Employee
centang Karyawan yang masuk pada tipe Flexible ini à Choose.
Pada Tipe Flexible ini geser Scroolbar bawah ( dengan tanda kotak warna
hijau ) sampai ke kanan dan klik Group Shift Code ganti dengan tipe
Misal “PRODUKSI” à Proses à Ok.
Roster ( Penjadwalan )
Klik Roster Setting di Sidebar sebelah kiri a Tombol View untuk melihat jadwal yang sudah di setting di Pattern Shift Setting.
Jika Jadwal masih X ( no Generating Calendar ) berarti karyawan tsb masih belum masuk di Pattern Shift Setting, contoh seperti gambar diatas pada karyawan bernama Gun.
Nah karen hari sudah terlalu gelap untuk sementara ini aja dulu yang
lainya nyusul semoga bermanfaat, untuk sesi tanya jawab bisa di poskan
atau komentar di bawah nanti apa bila banyak pertanyaan yang belum
tertera dalam penjelesanan di atas maka insaalloh aku bakal buka artikel
yang di dalamnya berisikan sesi pertanyaan dari kendala2 dalam mogic
ssf dan cara mengatasinya atau jawabanya.




























